Postingan

soal dan pembahasan fungsi trigonometri

Gambar
 SOAL DAN PEMBAHASAN FUNGSI TRIGONOMETRI Nama : Rubby Aulia Azzahra Kelas : X MIPA 3 Absen : 33 Matematika Wajib, SMAN 63 Jakarta  SOAL DAN PEMBAHASAN FUNGSI TRIGONOMETRI 1. Contoh soal nomor 1, perhatikan soal dibawah ini ! Jawab :  2. Perhatikan Soal dibawah ini ! Jawab :  3. Perhatikan soal dibawah ini! Jawab :  4. Perhatikan pertanyaan dibawah ini! Jawab : 5. Jawablah soal dibawah ini! Jawab : Daftar Pustaka :  https://mathcyber1997.com/soal-dan-pembahasan-fungsi-trigonometri-dan-grafiknya/

FUBGSI TRIGONOMETRI DAN CONTOH SOALNYA

Gambar
Fungsi Trigonometri Selanjutnya kita akan belajar apa saja fungsi atau kegunaan trigonometri ini yang kemudian dilambangkan dalam simbol maupun rumus. Arti fungsi trigonometri merupakan suatu proses matematis untuk menemukan turunan suatu fungsi trigonometri atau tingkat perubahan terkait dengan suatu variabelnya. Fungsi trigonometri yang umum digunakan adalah sin(x), cos(x) dan tan(x). Contohnya : Turunan “f(x) = sin(x)” dituliskan “f ′(a) = cos(a)”. “f ′(a)” adalah tingkat perubahan sin(x) di titik “a”. Jenis jenis fungsi trigonometri Contoh soal 4. Nilai minimum dari fungsi y = -2 cos 3/2 x adalah... a. -2 b. -1 c. 0 d. 1 e. 2 Jawab: y = -2 cos 3/2 x y = -2 (1) = -2 (nilai minimum) y = -2 (-1) = 2 (nilai maksimum) Jawaban yang tepat A. 5. Nilai maksimum dari fungsi y = sin x – 1 adalah... a. 0 b. 1 c. 2 d. -2 e. -1 Jawab: y = sin x – 1 y = 1 – 1 = 0 (nilai maksimum) y = -1 – 1 = -2 (nilai minimum) Jawaban yang tepat A 7. Nilai minimum dari y = ½ cos x adalah... a. -1 b. ...

LUAS SEGI-n BERATURAN, JARI-JARI LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA, GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR/DALAM LINGKARAN

LUAS SEGI-n BERATURAN, JARI-JARI LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA, GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR/DALAM LINGKARAN Nama : Rubby Aulia A Kelas : X MIPA 3  Absen : 32 Matematika Wajib, SMAN 63 Jakarta  LUAS SEGI-n BERATURAN, JARI-JARI LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA, GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR/DALAM LINGKARAN Pada dasarnya bangun datar segi-n beraturan terbentuk dari lingkaran yang dibagi-bagi menjadi beberapa bagian yang sama besar (berbentuk segitiga sama kaki). Sehingga untuk menghitung luas dan keliling bangun datar segi-n kita akan melibatkan sudut pusat dan jari-jarinya. Sudut pusatnya adalah sudut pada segitiga dengan besarnya adalah yang ditunjukkan oleh tanda sudut warna 360°/ n yang ditunjukkan oleh tanda sudut warna merah. Sementara sisi dari bangun datar segi-n ditunjukkan oleh huruf x. Rumus Luas Segi - n Beraturan Segi-n beraturan yaitu bangun datar atau bentuk dimensi 2 yang terdiri dari garis-garis bersambungan membentuk bangun tertutu...

aturan sinus dan aturan cosinus

LUAS SEGITIGA DALAM TRIGONOMETRI Rumus luas segitiga ABC yang sudah kita ketahui sebelumnya adalah : L = ½ alas x tinggi L = ½ AB x CD L = ½ . c . h ……………………… (1) Karena h adalah garis tinggi, maka segitiga ACD adalah segitiga siku-siku, sehingga Dari (1) dan (2) diperoleh L = ½ .b.c.sin A Jika garis tinggi h ditarik dari titik B maka diperoleh rumus L = ½ .a.c.sin B Jika garis tinggi h ditarik dari titik A maka diperoleh rumus L = ½ .a.b.sin C Jadi disimpulkan: Rumus luas segitiga ABC adalah : Rumus lain dari luas segitiga ABC adalah jika diketahui panjang ketiga sisinya (yakni a, b dan c). Rumus tersebut adalah Untuk lebih jelasnya diskusikanlah contoh soal berikut ini : 01. Tentukanlah luas segitiga ABC jika diketahui sisi BC = 4 cm, AC = 7√3 cm dan < C = 600 Jawab Diketahui : BC = a = 4 cm                   AC = b = 7√3 cm                  < C = 600 Maka : L = ½ .a.b.sin C L = ½ (4)(7√3)...

koordinat kutub dan kartesius

Konversi Koordinat Cartesius dan Koordinat Kutub Matematika Koordinat kartesius suatu titik merupakan posisi suatu titik dalam arah sumbu x dan dalam arah sumbu y terhadap titik asal O (0,0) sebagai titik pusatnya. Koordinat kartesius ditulis dengan notasi titik P (x,y). Koordinat Kutub (Polar) suatu titik merupakan besarnya jarak suatu titik tertentu P (x,y) terhadap titik asal O (0,0) dan besarnya sudut yang terbentuk oleh garis OP terhadap sumbu x. Koordinat kutub ditulis dengan notasi P (r,α°). Untuk mengkonversi koordinat kartesius menjadi koordinat kutub dari suatu titik digunakan rumus sebagai berikut. Koordinat kartesius ----> Koordinat Kutub                      P (x,y) ----> P (r, α°) dimana: r = √x²+y²                 α = tan^-1 (y/x) atau tan α = y/x Nilai α dapat ditentukan dengan menggunakan tabel Matematika Sin Cos Tan atau menggunakan kalkulator. Cara menentukan nilai...

identitas trigonometri

Gambar
Pengertian Trigonometri Trigonometri berasal dari bahasa Yunani “trigonon” dan “metron” yang merupakan cabang dari ilmu matematika yang mempelajari tentang hubungan antara panjang dan sudut segitiga. Trigonometri memiliki identitas yang menunjukkan relasi atau hubungan yang dapat memuat fungsi-fungsi trigonometri antara satu dengan yang lain yang saling berkaitan. Trigonometri biasa digunakan oleh ahli matematika untuk memahami fenomena hal yang berhubungan dengan lingkaran melalui banyak penggunaan dibidang yang berbeda seperti fisika, teknik mesin, biologi dan astonomi. Rumus Dasar Trigonometri Terdapat rumus dasar yang harus dipahami dalam trigonometri yang berasal dari segitiga siku-siku. Untuk memudahkan kalian dalam menghafalkannya kalian dapat melihat gambar di bawah ini. rumus dasar trigonometri Selain tiga rumus di atas, terdapat rumus dasar lain yang berasal dari segitiga siku-siku yaitu: Rumus Identitas Trigonometri Selain rumus dasar, trigonometri ju...

persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak

Gambar
Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linier Satu Variabel Dari sudut pandang geometri, nilai mutlak dari x ditulis | x |, adalah jarak dari x ke 0 pada garis bilangan real. Karena jarak selalu positif atau nol maka nilai mutlak x juga selalu bernilai positif atau nol untuk setiap x bilangan real. Secara formal, nilai mutlak x didefinisikan dengan | x | = { &#x2212; x j i k a x &#x2265; 0 &#x2212; x j i k a x &lt; 0 " role="presentation"> | x | = { − x j i k a x ≥ 0 − x j i k a x < 0 | x | = { − x j i k a x ≥ 0 − x j i k a x < 0 atau dapat pula ditulis | x | = -x    jika x ≥ 0 | x | = -x    jika x < 0 Definisi diatas dapat kita maknai sebagai berikut : Nilai mutlak bilangan positif atau nol adalah bilangan itu sendiri dan nilai mutlak bilangan negatif adalah lawan dari bilangan tersebut . Sebagai contoh, | 7 | = 7      | 0 | = 0      | -4 | = -(-4) = 4 Jadi, jelas bahwa nilai mutlak setiap bilangan real ...